Fluoridasi, Solusi Lain Mencegah Kerusakan Gigi

Karies, atau yang biasa disebut gigi berlubang adalah masalah gigi yang paling sering terjadi. Karies gigi terjadi karena hilangnya mineral dari email, dentin, dan sementum. Proses pelarutan mineral dimulai ketika bakteri Streptococcus mutans melekat erat pada gigi, proses ini berhubungan erat dengan asupan karbohidrat dan lamanya waktu paparan. Karbohidrat bereaksi dengan bakteri menghasilkan asam sehingga terjadi proses pelarutan mineral pada email gigi dan terjadilah gigi berlubang

Fluoride adalahu mineral yang dapat mencegah karies gigi. Zat ini meningkatkan ketahanan gigi terhadap asam. Gigi memiliki suatu mineral yang kurang stabil bernama hidroksiapatit yang akan berikatan dengan fluoride, kemudian membentuk suatu zat bernama fluorapatit yang berikatan lebih stabil. Fluorapatit dapat mencegah larutnya mineral karena ikatannya yang lebih stabil pada stuktur gigi sehingga tahan terhadap asam yang dihasilkan bakteri. Selain berpengaruh pada struktur gigi, fluoride memiliki sifat antibakteri yang dapat mempengaruhi bakteri dengan cara menghambat aktifitas enzim bakteri sehingga menekan pembentukan plak dan menganggu perlekatan plak. Fluoride akan meningkatkan premeabilitas sel bakteri sehingga menganggu perlekatan bakteri dan menurunkan sifat penghasil asam dari bakteri

Fluoridasi gigi adalah perawatan dengan zat khusus mirip kalsium yang dioleskan untuk memperkuat lapisan email gigi. Zat ini sudah dinyatakan aman oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan telah digunakan oleh dokter gigi di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Zat ini berguna untuk mencegah kerusakan atau karies gigi. Dalam beberapa kasus, dokter gigi mungkin juga menyarankan perawatan ini buat Anda yang punya masalah gigi sensitif. Dokter gigi biasanya akan mengoleskan fluoride varnish sesuai dosis yang sudah ditentukan. Zat ini pun tak membutuhkan waktu lama untuk diserap oleh gigi sehingga Anda tak perlu khawatir kalau zat ini tertelan.

 

Share:

Leave a Reply